Hardware

Motherboard Dan Bios

Rabu, 11 Juni 2014 - 10:54:37 WIB | dibaca: 61929 pembaca

Motherboard

Sesuai dengan namanya, Motherboard atau papan induk merupakan pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponen yang terpasang padanya. Papan induk tersebut jua melakukan pengaturan lalu lintas data piranti-piranti seperti harddisk, CD-ROM, sampai pada keyboard, mouse dan bahkan printer. Pendeknya, hampir semua komponen komputer terhubung baik secara langsung maupun tidak langsung dengan Motherboard. Motherboard juga melakukan pengaturan terhadap pemberian sumber daya listrik pada setiap komponen di dalam PC. Berbagai jenis Motherboard beredar di pasaran. Mulai dari produk-produk Intel yang sampai sekarang nampaknya masih mendominasi pasaran sampai pada produk-produk asal Taiwan  seperti VIA Technologies yang telah menciptakan Motherboard yang berkualitas dengan harga cukup murah. Sedangkan BIOS merupakan singkatan dari Basic Input/Output System berisikan kumpulan informasi tentang Motherboard dan juga merupakan software yang berisi perintah-perintah dasar. Fungsi utama dari BIOS ini adalah sebagai sarana komunikasi antara sistemoperasi dengan komponen-komponen yang terpasang pada Motherboard. Dalam Motherboard, terdapat beberapa komponen yang terintegrasi dan saling bekerja sama dalam melaksanakan tugas pengolahan dan pengendalian komponen yang terpasang di dalamnya. Komponen-komponen tersebut merupakan komponen internal dari sebuah Motherboard yang beberapa di antaranya dapat di jelaskan sebagai berikut. Soket Processor Socket Processor merupakan tempat untuk meletakkan Processor atau CPU. Selain sistem socket, sebenarnya ada lagi sistem slot. Tetapi untuk processor-processor terbatu, di mulai dari generasi Pentium III sudah tidak ada lagi yang menggunakan sistem slot tersebut. Gunakan Motherboard yang socketnya sesuai dengan Processor yang Anda pilih. Intel Pentium 3 dan celeron menggunakan socket 370, intel Pentium 4 menggunakan socket 423/478, sedangkan processor AMD Athlon dan Duron menggunakan socket A. Soket Memori (Socket RAM) seperti namanya, socket memori berfungsi untuk meletakkan memori atau RAM komputer pada Motherboard. Bentuk socket ini berbeda untuk setiap jenis memori. Ada yang 72 pin, ada yang 168 pin dan adapula yang 184 pin. Untuk RAM jenis EDO menggunakan 72 pin, SD RAM atau DIMM menggunakan 168 pin dan DDR menggunakan 184 pin. Soket IDE dan Floppy Soket IDE di gunakan untuk konektor kabel penghubung antara mMotherboard dengan harddisk dan CD drive. Sedangkan Socket Floppy, di gunakan sebagai konektor kabel penghubung antara Motherboard dengan floppy drive. Slot AGP dan PCI AGP adalah singkatan dari Accelerated Grapics Port yang berguna untuk menyalurkan data dari kartu grafis ke Processor tanpa melalui memory utama. Hal itu akan mempercepat proses pengelolaan data yang berbasis pada grafis. Kebanyakan Motherboard saat ini menyertakan bus AGP 4X yang mampu bekerja pada frekuensi 266 MHz. Slot PCI jugadi pergunakan untuk pemasangan kartu-kartu seperti VGA dan Sound Card. Tetapi kartu-kartu yang di pasang pada slot ini adalah yang berbasis PCI. dari sisi kecepatan prosesnya, kartu yang berbasis PCI masih kalah jika di banding AGP. Batere CMOS CMOS singkatan dari Complementary Metal Oxide Semi Conductor, merupakan batere yang di pergunakan untuk menyimpan setting BIOS dan setting-setting lainnya selama batere tersebut masih aktif. Port Komponen Eksternal Komponen ini berada di bagian belakang Motherboard dan berfungsi untuk menancapkan konektor motherboard dengan komponen-komponen eksternal seperti keyboard, Mouse, Printer, Monitor, Scanner dan sebagainya.










Komentar Via Website : 2001
HarryGawON
24 Februari 2020 - 20:17:00 WIB

Fine info. Many thanks! [url=https://cbd-oil-trust.com/]plus cbd oil[/url]
Awal Kembali...199200201 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)